Saturday , 25 October 2014
Berita Terbaru

Author Archives: muhajir jaer

Pangkoops AU II Buka TMMD 93


pelaksanaan TMMD ke-93 yang akan dibuka pada hari ini, secara serentak di 61 wilayah Kabupaten/Kota di Indonesia, menunjukkan relevansi, performance, kepedulian, dan kepekaan TNI dengan kepentingan rakyatnya, yang tidak menampakkan gelagat  berkurang. 

Begitu kutipan Dalam Amanat TMMD Kasad yang dibacakan Pangkoops AU II Marsekal muda TNI  Abdul Muis yang bertindak selaku inspektur upacara pada pembukaan TMMD ke 93 yang  bertempat Di lapangan Bank Mandiri  Tuminting, Manado, Kamis (9/10).
Hadir pada kegiatan tersebut Danrem 131/Stg Brigjen TNI Musa Bangun, Kabinda Sulut, Wadanlantamal VIII/Manado Kolonel Mar Leonard Wiliem Supit, Danlanud Sri Kolonel Pnb Hesly Paat, Kapolresta Manado, Walikota Manado, Asisten Kejati Sulut.
Pasukan yang mengikuti kegiata upacara tersebut terdiri dari 10 peleton peserta, terdiri dari Korsik (ajenrem), 1 Kompi  Yonif 712/Raider,  4 Ton Satgas TMMD (TNI AD, AL, AU) , 1 Ton Polresta Mdo, 1 Ton Satpol PP Manado, 1 Ton  Pramuka Saka Wira Kartika, dan 1 Ton SMP. 
upacara ini ditandai dengan penyerahan alat kerja kepada perwakilan penerima, penanda tanganan oleh Dandim 1309/Manado dan Walikota Manado yang disaksikan Pangkoops Au II beserta seluruh peserta upacara dan tamu undangan.
kegiatan bakti sosial pengobatan dan khitanan massal dalam rangka TNI Manunggal Membangun Desa ke-93 kodim 1309/manado tahun 2014 dilaksanakan di Kelurahan Bailang bertempat di pondok pesantren Assalam, adapun kegiatan baksos yang dilaksanakan meliputi 
pengobatan Pengobatan umum 319 orang, Khitanan 40, pengobatan gigi 23, pelayanan kb 23, pemeriksaab gula darah 39 dan pemeriksaan asam urat 68.
Sementara itu, Dandim 1309/Manado Letkol Kav Dino Martino dalam laporannya mengatakan, TMMD ke-93 akan berlangsung selama 21 hari, dengan sasaran fisik di kelurahan Bailang Kec. Bunaken, antara lain sasaran  Fisik Pembuatan jalan sepanjang 2,5 KM, Pengaspalan lebar 3,5 M, kemudian bahu jalan 8 M dgn  cara Lapen, pembuatan 1 Unit P 4 M, L 4 M.   Sasaran Fisik Tambahan  Pembuatan Talud  Masjid, Perbaikan   2 Gereja, Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Pembuatan Fasilitas Air Bersih, Pengecatan Sekolah, Pembuatan Pos Kamling.   Sasaran Non Fisik sbb  Penyuluhan ttg HIV, Narkoba, Kes dan KB, Pertanian & perkebunan jagung dan kelapa, Kerukunan antar umat beragama, Hukum & Kamtibmas, Belneg dan Wawasan kebangsaan, pemutaran film ttg cinta tanah air.  Sas Non Fisik Tambahan berupa Baksos sbb Pembagian kitab suci, sembako, pengobatan gratis, operasi katarak, operasi hernia, sunatan gratis.

CABA PK TA. 2014 TEST RIKMIN, RIKKES

Dalam keterangannya Kapendam I/BB Kolonel Inf Samuel Petrus Hehakaya, S.E mengatakan bahwa, pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk mengetahui sejak dini tentang kondisi kesehatan bagi peserta yang mendaftar dalam seleksi penerimaan Secaba PK TNI AD TA. 2014. Dalam pemeriksaan awal ini meliputi pemeriksaan postur tubuh meliputi (mata, hidung, gigi, abdumen, ambien, varises, bentuk kaki, tensi darah dan jantung). Setiap penerimaan prajurit TNI, Panda Kodam I/BB selalu mengakomodir kepentingan daerah dan masyarakat Sumatera Utara, agar putra daerah terbaiknya dapat menjadi prajurit TNI yang dapat dihandalkan.
Lebih lanjut Kapendam I/BB menyampaikan hal ini dilakukan untuk menghindari adanya intervensi dari pihak luar yang dapat mempengaruhi hasil Panda sehingga diperoleh Caba PK yang berkualitas sesuai dengan standar yang ditentukan oleh TNI AD. Hal tersebut sangat penting, mengingat pada akhirnya nanti para calon Bintara PK baik pria dan wanita yang terpilih melalui penerimaan ini, akan menjadi tulang punggung organisasi TNI-AD pada masa

PANGDAM I/BB HADIR PADA KEJUARAAN NASIONAL WUSHU

                                                                              
Pangdam I/BB Mayor Jenderal TNI Winston P. Simanjutak, S.I.P., M.Si Menghadiri Kejuaraan Nasional Wushu Yunior dan Senior yang digelar 8 – 11 Oktober 2014 tersebut diikuti 521 atlet dari 20 Provinsi se-Indonesia Di The Regale International Convention Medan, Jumat (10/10)
 
 
Pangdam I/BB menyampaikan bahwa kehadiran kejuaraan ini, tentu sangat penting, untuk cetak atlit terbaik. Tetapi yang paling penting kita menghasilkan pemuda pemudi atlit yang baik dan bermoral yang baik, masalah moral dan etika harus dengan baik dibina, kita perlu sumber daya manusia yang baik, untuk membagun Indonesia. Selanjutnya Pangdam I/BB menyampaikan kami bangga, mari kita junjung sprotifitas jadi atlit yang berprestasi, Sehingga kedepan kita tidak hanya mencetak juara. Etika dalam pertandingan dan keseharian merupakan salah satu untuk meraih kesuksesan. “Kejuaraan ini tidak hanya sekadar mengejar prestasi, tetapi juga mengasah sportifitas dan kepribadian para atlet. Kepribadian dan budi yang luhur akan menjadi nilai tambah dalam mengejar prestasi”.
        Hadir dalam acara tersebut Aster Kasdam I/BB, Aslog Kasdam I/BB, Kapendam I/BB, Dandim 0201/BS, Dandeninteldam I/BB .

KASAD MEMBERIKAN KULIAH UMUM KEPADA MAHASISWA UNPATTI

           (10/10) Ambon Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan kuliah umum tentang Proxy War dan kesiapan pemuda dalam menghadapinya kepada mahasiswa di Gedung Auditorium Unpatti. Acara ini dihadiri oleh Gubernur Maluku Prof. Drs. Said Assegaf, Pangdam XVI/Pattimura Mayor Jenderal TNI Meris Wiryadi, Aster Kasad Mayjen TNI Wiyarto, Kapolda Maluku Brigjen Polisi Murad Ismail, perwakilan para Rektor dan diikuti oleh sekitar 1.000 mahasiswa dari Unpatti, Unidar, UKIM dan IAIN Ambon.

            Acara dibuka oleh Rektor Unpatti Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si.  Dalam sambutanya, Rektor Unpatti mengatakan bahwa Kedaulatan tidak lagi di definisikan sebagai memagari negeri ini dari masuknya orang asing, dan selalu memenangkan kompetisi dan selalu waspada terhadap kemungkinan-kemungkinan yang membahayakan kepentingan nasional, selain itu Beliau juga menjelaskan Biografi Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang salah satu riwayat jabatan militernya menunjukkan pernah menjadi Danyon 731/Kabaresi.

            Sementara itu, KASAD dalam kuliah umumnya menyampaikan Perang Proxy atau Proxy War adalah perang antara dua pihak yang tidak saling berhadap-hadapan namun menggunakan pihak ketiga untuk mengalahkan musuh, jadi kita tidak tahu siapa lawan dan kawan kita, pada kesempatan tersebut Beliau menjelaskan tentang informasi penemuan situs Megalitikum Gunung Padang di Kabupaten Cianjur Jawa Barat yang apabila hasil penyelidikan fosil itu benar-benar diketemukan seperti Candi Borobudur di Magelang maka telah membuktikan bahwa Negara kita kaya akan keanekaragaman budaya, 70 % konflik dunia dilatar belakangi masalah energi dan energi tidak dapat diperbaharui tetapi tergantikan dengan energi hayati yang ramah lingkungan, pertumbuhan penduduk dunia dalam 6 tahun bertambah 1 miliar, Miletones 100 tahun menuju Indonesia emas dimulai pada tahun 1945-2045. Pada kuliahnya dijelaskan bahwa, berbagai macam konflik yang terjadi di berbagai macam Negara penyebabnya adalah masalah pangan. Negara Indonesia sebagai Negara ekuator yang memiliki berbagai macam persediaan pangan menjadi arena persaingan bagi kepentingan Negara non ekuator. Oleh karena itu kita sebagai warga Negara perlu mengantisipasinya dengan baik agar bangsa Indonesia tetap utuh dan berdaulat sebagai suatu Negara.

Tidak menutup kemungkinan Negara non ekuator akan menyerang Indonesia dengan berbagai macam cara yang mungkin tidak kita sadari, bias dengan ekonomi, budaya dan lain sebagainya.

Jenderal berbintang empat ini mengajak seluruh pemuda terutama mahasiswa sebagai calon pemimpin Indonesia di masa yang akan datang untuk menyadari hal ini dan mempersiapkan diri. Mari kita bersatu padu dan bersinergi untuk menyongsong Indonesia Emas. Mantan Pangkostrad ini sangat berkeyakinan bahwa “banyak generasi muda yang bisa menjadi Kesatria dalam menghadapi Proxy War karena Mahasiswa yang besar adalah orang yang terpelajar dengan derajat paling tinggi dibandingkan pelajar lainnya karena selalu menggunakan akal pikiran dan hati nurani pengawal tatanan masyarakat”tegasnya.

“Kasad menerima gelar adat kehormatan Kapitang Kabaresi Elake Sakamese Pata Siwalima Maluku”  

(10/09)Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dengan didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Nenny Nurmantyo melaksanakan kunjungan kerja di Kodam XVI/Pattimura. Dalamkunjungan kali ini, beliau turut didampingi oleh Aster Kasad Mayjen TNI Wiyarto, Kadispenad Brigjen TNI Andhika Perkasa yang disambut langsung oleh Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Meris Wiryadi, Gubernur Maluku Prof. Drs Said Assegaf, Kapolda Maluku, Brigjen Polisi Murad Ismail dan para pejabat teras Kodam XVI/Pattimura serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XVI/Pattimura beserta pengurus.

            Setibanya mendarat di Bandara Internasional Pattimura Ambon sekitar pukul 09.30 Wit, Kasad beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana mendapatkan pengalungan bunga serta suguhan tari Lenso yang merupakan tarian adat khas Maluku dari para Kowad Kodam sebagai wujud penghormatan bagi pejabat yang pertama kali menginjakkan di daerah Maluku. Selanjutnya Kasad dalam kesempatan tersebut juga menerima gelar adat kehormatan Kapitang Kabaresi Elake Sakamese Pata Siwalima Maluku yang bermakna pemimpin besar yang tangguh pelindung masyarakat Siwalima Maluku oleh Latupati Majelis Latupati Provinsi Maluku. Atas gelar yang diberikan ini, Kasad menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada masyarakat adat Maluku, khususnya para Majelis Adat yang telah memberikan gelar adat kehormatan ini.

            Setelah menerima pemberian gelar adat tersebut, Kasad beserta rombongan selanjutnya bertolak menuju ke Batalyon Infanteri 731/Kabaresi. Dalam rencananya, beliau juga akan melakukan Kuliah Umum bersama mahasiswa Unpatti, Unidar, UKIM dan IAIN Ambon

PENGUKUHAN PENGURUS DAERAH FORKI PROPINSI MALUKU OLEH KASAD

FORKI berdiri tidak terlepas dari sejarah Karate di Indonesia, dimana organisasi ini berdiri resmi pada tanggal 10 Maret 1964 di Jakarta, dengan nama Persatuan Olahraga Karate Indonesia (PORKI).Pada tahun 1972, Kongres ke V PORKI menghasilkan suatu kesepakatan dengan terbentuk wadah nama Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI). Demikian Sambutan Kasad Jenderal TNI Gatot Nurmantyo selaku Ketua Umum FORKI disela-sela waktu kunjungan di Kodam XVI/Pattimura saat mengukuhkan pengurus daerah FORKI Provinsi Maluku. Bertempat di Bandara VVIP Room Pattimura.

Dalam sambutannya Beliau mengatakan bahwa perkembangan, Karate telah menarik banyak minat dari berbagai kalangan serta menghasilkan berbagai prestasi yang mengharumkan nama bangsa, antara lain pada ajang Asian Game tahun 2014 ini di Incheon Korea Selatan, karate baru bisa menyumbangkan 1 Medali Perak melalui nomor kata perorangan putra atas nama Fiedelis Loloubua yang kebetulan merupakan putra bangsa kelahiran Maluku. Melalui prestasi tersebut semoga menjadi pendorong lahirnya atlet-atlet Karate berprestasi dari wilayah Maluku, baik dalam ajang kejuaraan nasional maupun internasional, antara lain Germany World Karate Champinnship pada akhir bulan Oktober nanti di Jerman.

Lebih lanjut Kasad mengatakan bahwa prestasi yang membanggakan yang diharapkan tersebut perlu ditingkatkan pengembangannya, antara lain dengan pengukuhan pengurus provinsi di wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Maluku dimana Pelantikan Pengurus FORKI Maluku dengan total 33 Pengda dan 25 Perguruan Larate anggota Forki. Perlu kita ketahui bersama bahwa pengurus Provinsi Maluku yang dikukuhkan hari ini berasal dari unsur TNI, Polri serta masyarakat sipil dan bertujuan mengembangkan Bela diri Karate di seluruh Indonesia. Saya berharap agar segenap pengurus Daerah Forki Provinsi Maluku akan berusaha berbuat yang terbaik guna memajukan organisasi agar dapat mewujudkan Bela diri yang bertujuan untuk Bela Bangsa. Acara pengukuhan tersebut dihadiri Gubernur Maluku Bpk. Drs Said Assegaff, Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Meris Wiryadi, Kapolda Maluku Brigjen Pol Murad Ismail, Kasdam Brigjen TNI Juwondo, para pejabat forum komunikasi pimpinan daerah Maluku, Tokoh masyarakat, Agama dan Pemuda Maluku serta Pengurus besar Forki.

Kalteng, Dalam rangka menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merupakan tugas pokok TNI. Oleh karena itu sesuai program latihan Yonif 631/Antang akan melaksanakan latihan guna meningkatkan dan memantapkan kemampuan prajurit melalui Latihan Taktis Kompi.

Latihan Taktis Kompi ini merupakan latihan untuk menguji kemampuan di masing masing Kompi satuan Yonif 631/Antang yang berlangsung mulai tanggal 08 hingga 14 Oktober 2014 mendatang. Kegiatan di buka langsung oleh Komandan Batalyon Infanteri 631/Atg Mayor Inf I Gede Putra Yasa di halaman Markas Batalyon di Kalimantan Tengah.

Danyonif 631/Atg menyampaikan, Seorang Komandan Kompi harus memiliki kemampuan memberikan perintah, navigasi darat, pengetahuan tentang peta, kemampuan menembak serta fisik yang prima, agar dapat meyakinkan semua anggota yang berada di bawahnya untuk mengikuti perintah yang diberikan.

Latihan ini akan menggunakan daerah latihan disekitar Markas Batalyon dengan medan yang berfariasi guna mengaplikasikan kemampuan prajurit di medan yang sebenarnya agar prajurit mampu mengikuti latihan selanjutnya. Materi latihan diantaranya Wandangjaki, Patkam, Patgap, Patdang dan Pungsihpung dahmah.

KUNJUNGAN ASLOG KASAD DI WILAYAH KOREM 074/WARASTRATAMA

Surakarta (10/10/2014) Korem 074/Warastratama menerima kunjungan kerja Aslog Kasad Mayjen TNI Suratmo beserta Rombongan. Kunjungan ini terkait dengan pembangunan Rumah Dinas Setara Tower TA 2013 atau yang biasa dikenal dengan Rusunawa di Daerah Kadipiro Surakarta.
Sebelum meninjau Pembangunan Rumah Dinas setara tower ,Aslog Kasad berkenan mengunjungi Makorem 074/Wrt. Diterima oleh Komandan Korem 074/Wrt Kolonel Inf Bakti Agus Fadjari, S.IP beserta Kasrem dan Kepala Seksi Korem 074/Wrt di Lobi Makorem 074/Wrt. Setelah selesai melaksanakan peninjauan di Rusunawa, Aslog Kasad melaksanakan Kunjungan ke Kantor Denhub Rem 074/Wrt.

Pangdam Buka TMMD Ke-93 Wilayah Kodam XII/Tanjungpura

Bengkayang. Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Toto Rinanto .S membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-93 Tahun 2014, berlangsungt di Desa Samalantan Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat, Kamis (09/10). Hadir dalam upacara tersebut Bupati Bengkayang Suryadman Gidot, anggota FKPD, Perwira Ahli Ahli Pangdam, para Asisten/Kabalak, Danlanal Pontianak, Danlanud Singkawang II, Polri, Pejabat Pemda dan Dinas/Instansi terkait, Satpol PP, pelajar, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda serta masyarakat.

Sebagaimana diketahui, bahwa dalam Upacara Pembukaan TMMD Ke-93 Tahun 2014, dipusatkan oleh TNI Angkatan Darat di Desa Maluka Baulin, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, yang merupakan wilayah binaan Kodim 1009/Pelaihari Korem 101/Antasari Kodam VI/Mulawarman.

Dalam amanat KASAD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang dibacakan oleh Pangdam XII/Tpr, mengatakan bahwa Program TNI Manunggal Membangun Desa telah dimulai sejak tahun 1980 dengan sebutan Program ABRI Masuk Desa (AMD). Program ini berubah menjadi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), setelah era reformasi, adanya TAP MPR yang memisahkan Polri dari TNI.

Setelah melalui berbagai evaluasi dan penyempurnaan, program TMMD yang telah berlangsung selama lebih dari 34 tahun ini, semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Program TMMD masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat, karena sebagian besar wilayah Indonesia merupakan daerah pedesaan, daerah tertinggal, terpencil dan terisolir, sehingga keberadaan TNI untuk membangun sarana prasarana dan infrastruktur diwilayah itu masih sangat relevan.

TMMD ke-93 ini TNI Angkatan Darat telah menggandeng Kementerian Kehutanan RI, untuk mensosialisasikan programnya tentang rehabilitasi dan konservasi sumberdaya hutan. Sasaran fisik yang dilakukan masih diprioritaskan pada pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana fasilitas umum lain yang menjadi kebutuhan masyarakat di daerah, sehingga semakin meningkatkan roda perekonomian daerah akibat terbukanya isolasi antar desa atau daerah terpencil. Penetapan sasaran fisik dan non fisik tersebut adalah untuk mewujudkan pencapaian tujuan dan sasaran TMMD.

Hal tersebut sejalan dengan tema TMMD Tahun 2014 yaitu ” Dengan Program TNI Manunggal Membangun Desa, TNI bersama-sama Polri, Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah dan Seluruh Komponen Bangsa lainnya, Kita Optimalkan Pembangunan di Pedesaan Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”. Oleh karenanya, mari kita optimalkan tugas mulia ini, sebagai salah satu langkah nyata untuk mewujudkan serbuan teritorial dengan tujuan merebut hati rakyat, sehingga TNI dapat menjadi prajurit sejati, profesional, selalu mencintai dan dicintai oleh rakyatnya.

Selanjutnya penyerahan alat kerja secara simbolis oleh Pangdam XII/Tpr kepada perwakilan peserta TMMD Ke-93. Dandim 1202/Skw Letkol Inf Robby bertindak selaku Dansatgas TMMD Ke-93 wilayah Kodim 1202/Singkawang.

Scroll To Top